KOMPAS.com- Namanya saja safe haven, itu berarti adalah sebuah
perlindungan atau tempat pelarian yang aman. Sama seperti dalam keadaan
perang atau kekacauan, para warga akan lari ke tempat, di mana itu yang
dianggap paling aman.
Dalam pasar pun demikian, istilah safe haven atau aset yang aman
sering kali muncul. Ini merujuk pada serbuan investor terhadap instrumen
investasi yang dianggap aman khususnya dalam pasar yang sedang kacau
balau.
Dalam setahun terakhir, emas dianggap safe haven. Hal ini disebabkan
posisi emas sebagai logam mulia yang diminati dunia, dan pasokannya
langka serta berharga secara intrinsik.
Emas dianggap sebagai tujan investasi, yang nilainya akan sulit merosot
karena keunikan logam mulia ini. Frank Swiss, dalam tiga tahun terakhir
juga dianggap sebagai safe haven, karena kebijakan ekonomi Swiss yang
amat berhati-hati, ekspor yang kuat, dan posisi utang yang tidak
membahayakan seperti para tetangganya di zona euro.
Dengan kebijakan ekonomi yang kukuh, frank Swiss kurang lebih sama
dengan mark Jerman, yang di masa lalu selalu kuat dan stabil
berkepanjangan. Ini juga karena kebijakan ekonomi serta produktifitas
warga Jerman yang terpuji, bahkan hingga sekarang walau terganggu dengan
rekan-rekannya sesame zona euro, seperti Yunani.
Kini muncul posisi dollar AS sebagai safe haven. Dalam 10 tahun
terakhir kurs dollar AS anjlok drastis terhadap berbagai mata uang dunia
akibat kebangkrutan ekonominya.
Olivier Blanchard, ekonom senior IMF, sudah mengingatkan bahwa keadaan
ekonomi AS dan zona euro sekarang tidak lebih baik dari tahun 2008.
Lalu mengapa dollar AS, yang juga menguat terhadap euro, dianggap
sebagai safe haven? Perekonomian AS ke depan akan terus dibebani
pembayaran utang-utang. Lembaga pemeringkat Standard & Poor’s pun
sudah menurunkan peringkat utang AS dalam jangka panjang dari AAA
menjadi AA+. Artinya, risiko pada pembayaran utang-utang AS di masa
depan tidak lagi sekuat sebelumnya.
Karena itu, posisi dollar AS sebagai safe haven amat meragukan dan tidak layak dipercaya begitu saja.
jika para spekulan memainkan harga Tidak ada safe haven??
original copied from kompas.com
Senin, 19 Maret 2012
Inilah Makna “Safe Haven”
19.38
No comments






0 komentar:
Posting Komentar